Archive for the ‘Tahukah Anda?’ Category
Apakah Anda suka makan rujak? Biasanya, jika bumbunya tidak ada rasa pedasnya tanpa cabai tentu kurang seru. Namun, banyak juga orang tak suka pedas karena terkadang membuat perut menjadi sakit, terutama mereka yang memiliki perut sensitif.
Pada hakikatnya, cabai kaya akan vitamin A, C dan K, dan sangat baik untuk kesehatan, selama dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang tepat. Cabai memang tidak diizinkan dikonsumsi terlalu banyak karena bisa-bisa Anda menghabiskan waktu seharian di kamar mandi akibat sakit perut.
Meski rasanya pedas dan membuat mulut seperti kebakaran, telah dibuktikan bahwa cabai memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kesehatan. Apakah itu?
Turunkan tekanan darah — Cabai dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Mereka yang cenderung memiliki tekanan darah yang terlalu tinggi dianjurkan untuk mengonsumsi cabai. Tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan. Susunan dalam cabai yang disebut sebagai capsaicin memiliki kemampuan untuk membantu penyembuhan beberapa penyakit tertentu, termasuk darah tinggi.
Baik untuk jantung— Siapa sangka cabai yang pedas ini baik untuk kesehatan jantung. Namun banyak orang telah membuktikan, pengonsumsian makanan pedas bahkan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, Cabai juga membantu mencegah stroke dan serangan jantung.
Menjaga bentuk tubuh — Cabai menjaga bentuk tubuh? Apakah karena rasanya pedas sehingga nafsu makan berkurang? Ya, mungkin itu bisa terjadi. Namun hal yang paling masuk akal adalah karena kandungan vitamin C nya. Rata-rata dalam menu kesehariannya orang seringkali melewatkan menu buah-buahan. Nah, cabai membantu memenuhi kebutuhan vitamin C.
Ringankan sakit pada otot —Beberapa krim untuk meredakan sakit pinggang, otot dan pegal-pegaI menggunakan keampuhan cabai. Rasa panas yang ditimbulkan ternyata mampu meringankan sakit otot. Namun hati-hati, jangan memakai terlalu banyak karena ia juga mampu meninggalkan semacam luka bakar pada kulit Anda karena panasnya.
Bunga leli biasanya menghiasi meja atau pesta pernikahan. Keindahan kelopak bunga dan wama putihnya selalu berkesan mewah, memanjakan mata yang melihatnya. Tak salah memang jika orang mengagumi indahnya si leli ini. Namun, ada satu hal lagi yang membuat orang akan makin tergila-gila karenanya. Apakah itu?
Bunga yang memilih mekar dibulan Mei ini ternyata menyimpan berbagai khasiat. Beberapa zat kimia penting terkandung di dalamnya, misalnya seperti flavonoid yang dikenal sebagai antioksidan, antikanker, dan membantu regenerasi kulit. Juga ada karotenoid yang herfungsi sebagai antioksidan, saponin yang juga dikenal sebagai zat penghambat tumbuhnya sel kanker, dan beberapa zat lainnya.
Lalu, apa saja khasiat leli, berikut rinciannya:
Hilangkan bekas luka — Leli membantu menyembuhkan dan menghilangkan bekas luka di kulit seperti luka bakar atau luka akibat jatuh, Leli dapat menyembuhkan luka tanpa bekas. Caranya, lumatkan bunga leli secukupnya, kemudian tempelkan pada bekas luka di kulit.
Hambat pertumbuhan kanker—Saponin pada leli berfungsi untuk menghambat pertumbuhan kanker dan membantu mengatur kadar kolesterol. Itulah sebabnya beberapa produk kosmetik ada yang memanfaatkan bunga leli untuk mencegah berkembangnya sel kanker di kulit, apalagi jika kulit terlalu sering terkena sorotan sinar matahari secara langsung.
Menjaga kelembaban kulit — Ekstrak bunga leli dapat membantu menjaga kelembaban kulit, memberikan perawatan spesial bagi kulit kering, kulit iritasi dan kulit sensitif. Polisakarida yang juga dikandung leli termasuk dalam kelompok hidrokoloid, fungsinya membantu meningkatkan kestabilan kelembaban air yang ada di kulit. Di dalam kulit, polisakarida menahan kadar air yang ada agar tetap berada dalam jumlah yang seimbang.
Leli temyata memang “mengerti” kebutuhan wanita. Sekarang, cari saja produk kecantikan kulit yang mengandung khasiat dari bunga leli ini. Kulit Anda akan semakin cantik karena keajaibannya.
Tahukah Anda bahwa tidak hanya produk rambut yang dapat membuat rambut Anda tampak bersinar dan terawat? Cara menyisir pun bisa membantu menjaga kelembaban dan mengatasi rambut kusam. Asalkan menyisir dengan benar dan tepat, tanpa harus merawatnya dengan berbagai produk rambut yang mengandung bahan kimia, rambut juga bisa terlihat bercahaya dan indah.
Ternyata menyisir rambut pun perlu teknik tersendiri. Hindari menyisir pada saat rambut dalam keadaan basah. Rambut basah lebih rentan patah dibandingkan dengan rambut kering. Tekanan karena menyisir di saat rambut basah malah dapat menambah kerusakan pada rambut. Sebagian besar ahli menyarankan agar menyisir rambut setidaknya 8 jam setelah rambut dikeramas.
Sisir rambut dalam satu tarikan mulai dari akar hingga ujung rambut. Sebum adalah minyak alami yang diproduksi dalam kantung rambut yang berfungsi untuk melindungi dan melembabkan rambut. Dengan menyisir rambut mulai dari akar hingga ujung rambut maka pendistribusian minyak dapat dilakukan secara merata ke setiap helaian rambut. Ini sangat penting terutama bagi Anda yang memiliki rambut panjang. Bila Anda tidak menyisir hingga ujung rambut maka kemungkinan minyak yang dihasilkan tidak akan sampai ke bagian tersebut. Padahal ujung rambut adalah bagian yang paling membutuhkan minyak agar rambut tampak lembab dan tidak bercabang.
Dahulukan menyisir bagian rambut yang kusut. Saat rambut terlihat kusut, akibat penggunaan produk rambut ataupun kotoran yang melekat, sisirlah helaian rambut yang kusut terlebih dulu. Menyisir tidak hanya dapat merapikan rambut tetapi juga dapat menghilangkan debu, kotoran dan hair spray yang menyebabkan rambut terlihat kusam dan tidak bersinar. Bagi Anda pemilik rambut keriting, menyisir mungkin bukan solusi terbaik untuk rambut Anda. Sebaiknya berkonsultasilah pada penata rambut di salon kesayangan Anda mengenai cara perawatan rambut keriting agar tetap terlihat sehat dan bersinar.
Budget Minim
Bila biasanya Anda rutin tiap bulan pergi ke salon untuk melakukan perawatan rambut seperti creambath, memotong rambut atau sekadar memblow rambut, mungkin untuk saat ini Anda terpaksa “mengerem” keinginan tersebut.
Membayangkan biaya perawatan salon yang makin melambung, mungkin membuat kepala Anda makin pening memikirkannya. Sebagai perempuan bekerja tentu saja Anda selalu ingin tampil trendy dan selalu terawat. Namun. apa daya tuntutan keuangan memaksa Anda untuk melakukan penghematan dalam pengeluaran terutama di masa krisis saat ini.
Anda tak perlu resah memikirkannya, rambut indah masih bisa dimiliki meskipun kondisi keuangan Anda terbatas. Berikut beberapa solusi agar penampilan tetap terawat hanya dengan budget yang minim, salah satunya yakni melalui perawatan rambut dengan bahan alami.
Rambut Anda memang memerlukan perawatan agar tetap terlihat indah dan sehat. Namun. produk-produk perawatan rambut yang tersedia saat ini dijual dengan harga yang relatif mahal. Nah, untuk menyiasatinya, cobalah menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di dalam rumah Anda. Meskipun lebih murah, tetapi bahan alami tidak kalah efektifnya. Anda bisa mencobanya dengan menggunakan minyak zaitun. Seperti diketahui, minyak zaitun bersifat melembabkan dan cocok digunakan untuk semua jenis rambut.
Usapkan minyak zaitun ke seluruh bagian rambut. Gulung rambut ke arah atas dengan menggunakan penjepit rambut dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Lalu bilas hingga bersih.
Bagi Anda yang memiliki jenis rambut normal cenderung kering. Anda bisa mencampurkan dua sendok makan minyak zaitun ke dalam setengah cangkir madu. Oleskan secara merata pada seluruh bagian rambut dan diamkan selama 30 menit. Lalu bilas dan keramas rambut seperti biasa.